Posts

Showing posts with the label puisi

Dalam Lamunan Jiwa yang Hilang: Seperti Terjemahan Lirik Lagu Dream Theater The Ministry of Lost Soul

Image
Dalam lamunan jiwa yang hilang Seperti Terjemahan Lirik Lagu Dream Theater The Ministry of Lost Soul | The Fantasy of Lost Soul: Teater Mimpi Tepian sungai di mana dia menunggu Kehilangan jiwa yang masih mengembara Bermaksud untuk mati Tapi dia terjebak tidak menyeberang Sisi lain di mana dia menunggu roh-nya menjangkau Bermaksud untuk menyelamatkan Tapi dia terlalu takut untuk memegang tangannya Hidup di dunia tanpamu (tenggelam di masa lalu) Seperti hidup tanpa dunia sama sekali Jadi sekarang aku membangunkanmu Bangun! bangun!! Bangun!!! Is where she waits Lost soul still wandering Meant to die But she's stuck not crossing over The other side Is where he waits His spirit reaching out Meant to save But she's too scared to take his hand Living in a world without you (drowning in the past) Is living in no world at all So now I call on you Wakeup! Wakeup!! Wakeup!!! Remember me? Dream Theater The Ministry of Lost Soul  [Music: Dream Theater ...

Selamat Hari IBU 22 Desember 2015

Image
Selamat Hari IBU 22 Desember 2015 Saat seluruh kata milikku telah habis Airmata mengering tak bisa lagi menangis Duka terendap penuhi relung batin Tak ada cukup ruang bagi tawa tuk bermain Hanya muram meliuk diwajah Begitu sempurna melukis gundah Lalu, dia mendekat dengan raut kesejukkan Menghembus kasih menghalau keresahan Cintanya menuntunku keperaduan sejati Melukiskan jelas segala hal yang sulit kumengerti Dia, mengajarkan ku agar lebih bijak dalam bersikap Katanya, apa pun terlalui jika keyakinanku penuh rasa mantap Ibu, dari teduh tatapmu ku mengenal ketulusan Dari teguh tekadmu jua kutahu apa itu perjuangan Bahkan ketika aku terjatuh begitu dalam tersungkur Kau tunjukkan celah tuk bangkit selipkan syukur Memberi berjuta alasan bahwa hidup sangatlah indah Membuatku percaya akan selalu ada harap merekah Selama kumelangkah dijalan-Nya pastilah berkah Juga seiring murni kasih sayangmu yang berlimpah Ibu, untuk segalanya tak kan cuku...

Sastra Lisan

Image
Sastra lisan adalah bagian dari kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dan diwariskan secara turun temurun, disebarkan secara lisan dan diakui sebagai milik bersama. Sastra lisan merupakan bagian dari tradisi yang berkembang di tengah masyarakat yang menggunakan bahasa sebagai media utama. Dari penjelasan di atas jelas bahwa sastra lisan merupakan bagian dari folklor. Endaswara (2003:151) mengemukakan bahwa sastra lisan adalah karya sastra yang penyebarannya disampaikan dari mulut ke mulut. Sejalan dengan pendapat tersebut Hutomo (1991:1) menyatakan bahwa sastra lisan adalah kesusastraan yang mencakup ekspresi kesusastraan warga suatu kebudayaan yang disebarkan dan diturun-temurunkan secara lisan (dari mulut ke mulut). Studi Sastra Lisan : Sejarah, Teori, Metode, dan Pendekatan Disertai Contoh Penerapannya - Yoseph Yapi Taum Jenis-jenis sastra lisan: 1. Prosa Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang...

Alone: Translate form Puisi Sendiri – Chairil Anwar

Image
Alone His life becomes lonelier, emptier Especially at night He screams with fear Choked by the silence in his room He is full of hate. And mostly for himself For chasing skirts The danger comes from every corner. It comes closer. In the terror of waiting he calls out a single name Startled, he slumps down. Who said that? Ah! Feebly, wearily, he sobs: Momma! Momma! Chairil Anwar Februari,1943 Translate from Puisi Sendiri – Chairil Anwar

Anak-Anak Belajar dengan Apa Mereka Dibesarkan - Children Learn What They Live

Image
Copyright © 1972 by Dorothy Law Nolte

Hanya untuk membentuk sebuah rasi bintang

Image
Aku akan membagi jiwaku ke satu juta bagian yang berbeda hanya untuk membentuk sebuah rasi bintang untuk menerangi jalan rumahmu. Aku akan menulis puisi cinta ke beberapa bagian dari dirimu sendiri Kamu tidak bisa bertahan. Aku berdiri dalam bayang-bayang hatimu dan memberitahumu aku tidak takut akan gelapmu.

Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab..

Image
Detik tidak pernah melangkah mundur,  tapi kertas putih itu selalu ada. Waktu tidak pernah berjalan mundur,  dan hari tidak pernah terulang. Tetapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru.. Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab.. #AADC2

Meratapi diri hari ini

Meratapi diri hari ini wajah langit terlihat sedemikian galaunya pun senja di langit sore sepertinya bukan milik kita lagi Percakapan acapkali menjelma menjadi bahasa api yang liar berkobar membakar nafsu birahi menghancurkan segala angan tanpa kompromi Meski deras air mata harus tertumpah juga resah yang membuat diri semakin gelisah apakah ini cinta? apakah ini sayang? Meratapi diri hari ini. barangkali setiap diri bersegera pulang kembali ke kedalaman nurani.

Rindu, aku eja di sajakku

Aku hanya pelintas malam di tanah sengketa Mencari sebait puisi pada jalan setapak yang kau lalui Adalah pesanmu, pada syair malam "hidup dibawa pergi hari esok, jauh tinggalkanku" Bukan!!! Bukan gelisah yang kubawa Bukan pula malam tanpa perapianmu Aku penat, aku lepaskan pada burung malam bersoraklah rindu, aku eja di sajakku.

Tanda Bahwa Waktu Itu Ada

...dan waktupun berlalu tanpa sepengetahuanku - Edgar Allan Poe WAKTU itu tidak ada. Tapi ada. Pada garis-garis lipatan di sekeliling leherku, misalnya. Itu berbaris seperti tangga. Aku tak tahu sedang menaiki, atau sedang menuruni tangga itu. Waktu itu tidak ada. Tapi ada. Pada buli-buli lemak yang menggantung di luar kantung lambungku, misalnya. Pelan-pelan ia menggunduk. Menjadi begitu penuh di tempat yang tak seharusnya kupenuhkan. Waktu itu tidak ada. Tapi ada. Pada kusutnya kerutan di punggung lenganku, misalnya. Juga bayangan bekas luka-luka, yang rasa sakitnya sudah lama, teramat akrab. kuterima. Juga pada rambut yang sehelai-helai menjadi bening, sewarna benang pancing, dan aku ikan yang cemas, merenangi usia sendiri - tanda bahwa waktu itu ada - yang mendangkal, menyurut, menyusut. /*ditulis oleh Hasan Aspahani yang dulu blog-nya bisa kutemukan di Sejuta-Puisi , namun kini tak ada lagi.

Melankoli Kopi

: Emak cintanya telah mendidih. begitu matang –terlihat dari gelembung berbagai rindunya sudah pecah karena waktu yang dulu disulut telah memanas, mengirim buncah. begitu sayang. pada secangkir dimana segala miliknya diracik dan ditakar, cintanya dituangkan. diletakkan itu di pojok meja yang sebagian hidupnya rela menguap di sana. siapa yang mampu menahan, pun aku mau berebut demi sehirup kehidupan. tak peduli sebentuk apa, hanya oleh cinta yang mendidih hidup laek dihirup dan dinikmati. ia memasaki itu jauh sebelum kamu mengerti mimpi. bila memang benar ada warna, ia memilih hitam. seperti kopi yang ia suguhkan. yang mana seluruh warnamu bisa tertelan dan tak kelihatan.  atau dimana cintanya tak mampu kau temukan; pekat diraba dan engkau akan tersesat, namun amat dekat dirasa dan sangat lekat di tenggorokan. seduh dengan doa, sebagaimana tulus ia menyajikan cinta. #Naim Ali

Cinta adalah

cinta adalah sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata logika.   Jika ia 'hadir' sebagai cinta… ia tidak mendengar, namun memberi getar. Jika ia 'memandang'nya sebagai cinta… ia tidak buta, ia tidak gelap, tapi ia hadir dalam terang hingga bisa dilihat dan dirasa. Jika ia 'hidup' dalam sebuah cinta… ia tidak menyiksa namun menguji, karena cinta adalah perjalanan dari ujian menghilangkan kepentingan diri sendiri sampai ujian kesabaran melawan rasa bosan. Jika 'rasa ingin' itu dihidupkan oleh cinta… ia tidak memaksa namun, sentiasa berusaha. Jika ia sebuah 'wajah' ditarik dalam gegap cinta… ia tidak cantik tapi wajahnya menciptakan bait-bait. Jika 'tindakan' itu bagian dari rasa cinta… ia tidak berjanji, tapi memenuhinya dengan ketekunan mewujudkan mimpi. Jika ia cinta… ia mungkin tidak suci, tidak sepenuhnya dihidupkan oleh senyum keriangan, mungkin ada tangis didalamnya na...

Kesendirian itu indah bagiku

Kesendirian.. kesunyian.. kegalauan.. kekosongan.. kehampaan.. serta semua bentuk kesepian yang ada.. aku tak peduli…. Sesungguhnya aku tlah berdusta.. sungguh aku telah berdusta!!! Merintih telah melemahkanku.. menggaung justru membuyarkan konsentrasiku… Mereka bagai puzzle yang berantakan… berhamburan bagai kapas yang beterbangan.. aku tak bisa menebak.. aku tak bisa menerka.. bahkan aku tak bisa menjawab semua.. Teriakakanku bagai lolong srigala yang menyambut malam bulan purnama … tapi siapa yang mau medengar?!? bahkan aku telah mengeong bagai kucing kelaparan.. mendesis bagai ular mencari mangsa.. namun, mereka menjabakku, mempermaikanku, menari nari diatas otak kananku.. serta melumpuhkan segala asa yang telah lama kubangun… sungguh aku telah berdusta dengan semua yang ada Merintih tidak melemahkanku… dan sesungguhnya kesendirian itu indah bagiku..

WS Rendra - Doa Orang Lapar

Image
Kelaparan adalah burung gagak yang licik dan hitam jutaan burung-burung gagak bagai awan yang hitam Allah ! burung gagak menakutkan dan kelaparan adalah burung gagak selalu menakutkan kelaparan adalah pemberontakan adalah penggerak gaib dari pisau-pisau pembunuhan yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin Kelaparan adalah batu-batu karang di bawah wajah laut yang tidur adalah mata air penipuan adalah pengkhianatan kehormatan Seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu melihat bagaimana tangannya sendiri meletakkan kehormatannya di tanah karena kelaparan kelaparan adalah iblis kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran Allah ! kelaparan adalah tangan-tangan hitam yang memasukkan segenggam tawas ke dalam perut para miskin Allah ! kami berlutut mata kami adalah mata Mu ini juga mulut Mu ini juga hati Mu dan ini juga perut Mu perut Mu lapar, ya Allah perut Mu menggenggam tawas dan pecahan-pecahan gelas kaca Allah...

Puisi WS Rendra - Kupanggil Namamu

Image
Sambil menyeberangi sepi, Kupanggili namamu, wanitaku Apakah kau tak mendengar? Malam yang berkeluh kesah Memeluk jiwaku yang payah Yang resah Karena memberontak terhadap rumah Memberontak terhadap adat yang latah dan akhirnya tergoda cakrawala Sia-sia kucari pancaran matamu Ingin kuingat lagi bau tubuhmu yang kini sudah kulupa Sia-sia Tak ada yang bisa kucamkan Sempurnalah kesepianku Angin pemberontakan menyerang langit dan bumi Dan duabelas ekor serigala Muncul dari masa silamku Merobek-robek hatiku yang celaka Berulangkali kupanggil namamu Dimanakah engkau wanitaku? Apakah engkau sudah menjadi masa silamku?

Hai, Ma! - puisi WS Rendra -

Image
Ma, bukan maut yang menggetarkan hatiku Tetapi hidup yang tidak hidup karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya   Ada malam-malam aku menjalani lorong panjang tanpa tujuan kemana-mana Hawa dingin masuk ke badanku yang hampa padahal angin tidak ada Bintang-bintang menjadi kunang-kunang yang lebih menekankan kehadiran kegelapan Tidak ada pikiran, tidak ada perasaan, tidak ada suatu apa….. Hidup memang fana Ma,   Tetapi keadaan tak berdaya membuat diriku tidak ada Kadang-kadang aku merasa terbuang ke belantara, dijauhi ayah bunda dan ditolak para tetangga Atau aku terlantar di pasar, aku berbicara tetapi orang-orang tidak mendengar Mereka merobek-robek buku dan menertawakan cita-cita Aku marah, aku takut, aku gemetar, namun gagal menyusun bahasa Hidup memang fana Ma,   itu gampang aku terima Tetapi duduk memeluk lutut sendirian di savanna membuat hidupku tak ada harganya Kadang-kadang aku merasa ditarik-tarik orang kesana-kemari,...

Puisi adalah

Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat, yang dibangun oleh dua unsur pokok, yakni (1)Struktur puisi, dan (2)Tema serta amanat puisi. Unsur-unsur pokok itu dibangun oleh beberapa unsur lain. Unsur struktur dibangun oleh musikalitas, korespondensi, dan gaya bahasa. Sedangkan tema dan amanat dibangun oleh kekayaan imajinasi, kedalaman, kecendekiaan, keaslian, kejujuran, dan moralitas yang teguh. Secara umum dapatlah dikatakan bahwa segala unsur-unsur puisi haruslah sama-sama berfungsi saling bahu membahu. Karena hakikatnya puisi adalah pengkonsentrasian dan pengintensipan pernyataan dan kesan. Contoh puisi: --SAAT AKU BUTUH CINTA-- Sunyi, sepi, hening, sendiri.. Dunia seakan mati, tak ada kehidupan Tak ada rasa, hampa.. yang ada hanya kebekuan, kekakuan yang ada hanya kebisuan, kegalauan Saat itulah aku baru sadar bahwasanya aku butuh cinta. butuh kasih, dan butuh sayang. Cinta.. Sebuah kata dengan berjuta makna Cinta adalah harapan. Cinta adalah keindahan....

Lukisan Kontemplasi Waktu

denting jarum itu mengetuk hati yang telah lalu. di hadapan sepucuk surat yang lemas terkulai, aku memeluk semua perasaan dengan berbagai asa yang tak tentu. menjelajahlah aku di seputar bayang parasmu yang terus mengalun. sukma mendalam di setiap guratan aksara yang mengalir ke muara hatimu, menelusup, dan menyentuh bayang yang lari dan diam di langkahku terjerat berjuta prasangka. setiap detak detik yang merayap adalah berbagai cemas yang kuat dan halus dalam dekapan. menghitung semua ketaktentuan yang kuraba dan sepertinya juga kau. hati harus terus hidup. cahaya yang redup seperti yang kan kupadamkan dengan waktu. melalui sepucuk surat yang menumpahkan keheningan atasmu, aku mulai beranjak untuk kembali menyala di atas tumpuan sepi. kosongkan hati dari segala cuaca dan suasana. samudera menelantarkanku di tengah laut. masih kupegang waktuku, detikku yang mengalun kuat di deras arus yang makin lama makin lekat. mesti aku lipat coretan kata untukmu sehingga...

Prologue

aku duduk di antara dua pintu melantangkan dan termangukan. Kita tak saling bicara di bilangan butir-butir pasir yang terus jatuh - satu windu semuanya harus menjadi angin hanya dengan satu tatapan - dan itu, kekacauan yang diam tak ada suara; kata oleh Firman Nugraha

unknown tittle poem soe hok gie

Hari ini aku lihat kembali Wajah-wajah halus yang keras Yang berbicara tentang kemerdekaaan Dan demokrasi Dan bercita-cita Menggulingkan tiran Aku mengenali mereka yang tanpa tentara mau berperang melawan diktator dan yang tanpa uang mau memberantas korupsi Kawan-kawan Kuberikan padamu cintaku Dan maukah kau berjabat tangan Selalu dalam hidup ini? -soe hok gie-