Posts

Showing posts from July, 2008

Rindu...

Telah sampai aku di sebuah desa yang tak beraktivitas. Anak senja perlahan berlari menghindari bumi. Kucari masjid ataupun surau terdekat karna sebentar lagi waktu sholat maghrib tiba. Tak lama waktu untuk menemukan masjid di desa itu, suara azan pun menggema. Kuletakkan tasku di dalam masjid, berjalan aku ke tempat wudhu, air segar segera menghapus lelahku..

Selesai sholat, ku teruskan perjalanan hingga menyeberangi anak sungai dengan perahu motor bermesin kuda. suaranya memekakkan telinga, getarannya membuatku deg-degkan serta sejengkal jarak tepian boat dan air membuatku diam terpaku tak menentu.

Alhamdulillah 15 menit berlalu, di atas perahu motor yang telah merapat ketepian sungai dengan selamat, kulangsung meloncat menginjakkan kaki ketanah yang telah lama aku tinggalkan.. tidak seharusnya desa di salah satu negeri terpadat terkondisikan pemandangannya memilukan. Jeruk dan salak terlihat hanyut dalam ketertundukan. bukan merunduk mengharap untuk dipanen, akan tetapi mengharap ampu…

Angin

Saat diri menjelma menjadi angin
Mungkinkah diri ini tidak akan pernah tahu,
Bagaimana rasanya singgah..?
Bagaimana rasa ketika hati tergugah..?

Pengembaraan panjang dengan pengembalian diri pada alam
Hilangkan Jenuh hari-hari, selalu muncul sejarah baru
Begitu riang, besenandung lirih menyapa setiap jengkal gerah bumi

Dalam langkah yang tersandung waktu
Terus meronta tuk tetap berhembus.
Bersemilir diantara kabut selembut kapas.
Berkelebat, lalu lewat.

Hanya begitu.. wuuuzzzz!!!
Seberapa besar kesejukan yang ditawarkan.
Atau seberapa kering udara yang ditinggal.
Aku tak akan pernah peduli.
Yang ku tahu hanya hilir mudik.
Tanpa bermaksud untuk membidik.
Apalagi menghardik!!!
..dan karyaMu tetap yang terbaik..

Kesusasteraan Khas Arab

Puisi

Sebagian besar kesusasteraan Arab sebelum abad ke-20 M didominasi oleh puisi. Bahkan bentuk prosa pun pada periode itu kerap diwarnai dengan puisi atau prosa bersajak. Tema puisi Arab berkisar antara sanjungan dan puji-pujian terhadap seseorang sampai ‘menyerang’ orang lain. Selain itu, tema yang kerap kali ditampilkan dalam puisi Arab tentang keagamaan dan mistik hingga puisi yang mengupas tentang seks dan anggur.

Sasta non-fiksi

Di akhir abad ke-9 M, Ibnu Al-Nadim - seorang penjual buku terkemuka di Baghdad - mengoleksi hasil studi sastra Arab. Koleksi karya sastra Arab yang berkembang saat itu dituliskannya dalam sebuah katalog yang berjudul Kitab Al-Fihrist. Salah satu bentuk sastra non-fiksi yang berkembang di era kekhalifahan Abbasiyah berbentuk kompilasi.

Kompilasi itu memuat rangkuman fakta, gagasan, kisah-kisah seperti pelajaran, syair dengan topik tertentu. Selain itu bisa pula merangkum tentang rumah, taman, wanita, orangorang tuna netra, binatang hingga orang kikir. Tiga…

BLOG PERCEPAT AKSES INFO PEMDA

Perkembangan era globalisasi dewasa ini telah menempatkan teknologi informasi ke dalam posisi yang strategis karena menyediakan media tanpa batasan jarak, ruang dan waktu disamping dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Teknologi informasi ini pula yang merubah pola hidup masyarakat secara global. Perkembangan teknologi informasi pulalah yang menyebabkan perubahan sosial, budaya, ekonomi dan hukum yang secara signifikan berlangsung secara cepat. Teknologi informasi saat ini sudah merambah ke berbagai sektor kehidupan seperti sektor pemerintahan, bisnis dan perbankan, pendidikan, kesehatan maupun pribadi.

Blog merupakan wahana gratis di dunia internet tempat menampung atau mencurahkan ide-ide, imaginasi, tulisan dan lain-lain dengan tujuan agar dapat diketahui, dibaca atau diakses orang di seluruh dunia.

Sebagai unit kerja yang rutin melaksanakan peliputan kegiatan Pemda, Bagian Humas juga rutin membuat rilis-rilis kegiatan tersebut yang kemudian diinformasi keberbagai mass media…

Sejarah Kerajaan Sambas

Sejarah tentang asal usul kerajaan Sambas tidak bisa terlepas dari Kerajaan di Brunei Darussalam. Kedua kerajaan ini mempunyai kaitan persaudaraan yang sangat erat. Pada zaman dahulu, di Negeri Brunei Darussalam, bertahtalah seorang Raja yang bergelar Sri Paduka Sultan Muhammad. Setelah beliau wafat, tahta kerajaan diserahkan kepada anak cucunya secara turun temurun.

Pada keturunan ke sembilan, yaitu Sultan Abdul Djalil Akbar, lahir seorang putra yang kemudian menjadi raja dengan nama sultan Raja Tengah. Suatu ketika, Raja Tengah berkunjung ke Kerajaan Tanjungpura (Sukadana). Karena perilaku dan tata kramanya yang baik dan sesuai dengan adat daerah tersebut, ia pun jadi disegani. Bahkan, Raja Tanjungpura rela mengawinkan anaknya, Ratu Surya dengan Raja Tengah. Dari perkawinan ini, lahirlah Raden Sulaiman.

Pada saat itu, di Sambas memerintah seorang ratu keturunan Majapahit bernama Ratu Sepudak, dengan pusat pemerintahan di Kota Lama, kecamatan Telok Keramat, lebih kurang 36 km. dari kot…

Sastra dalam Peradaban Islam

Sastra dalam bahasa Inggris dikenal sebagai literature. Menurut Oxford English Dictionary, sastra berasal dari kata ‘littera’ yang artinya tulisan yang bersifat pribadi. Sedangkan dalam bahasa Arab, sastra disebut adab yang berasal dari sebuah kata yang berarti ‘mengajak seseorang untuk makan’ dan menyiratkan kesopanan, budaya, dan pengayaan.

Sastra menempati posisi yang terbilang penting dalam sejarah peradaban Islam. Sejarah sastra Islam dan sastra Islami tak lepas dari perkembangan sastra Arab. Sebab, bahasa Arab merupakan bahasa suci Islam dan Alquran. Bahasa Arab dalam bentuk klasiknya atau bentuk Qurani mampu memenuhi kebutuhan religius, sastra, artistik dan bentuk formal lainnya. Sastra Arab atau Al- Adab Al-Arabi tampil dalam beragam bentuk prosa, fiksi, drama, dan puisi.

Lalu bagaimanakah dunia sastra berkembang dalam peradaban masyarakat Islam? Sejatinya sastra Arab mulai berkembang sejak abad ke-6 M, yakni ketika masyarakat Arab masih berada dalam peradaban jahiliyah. Namun, …

Pantun adalah

Image
Pantun adalah bentuk puisi yang terdiri atas empat baris yang bersajak bersilih dua-dua (pola ab-ab), dan biasanya tiap baris terdiri atas empat perkataan. Dua baris pertama disebut sampiran (pembayang), sedangkan dua baris berikutnya disebut isi pantun.
Antara sampiran dan isi terdapat hubungan makna. Hubungan antara keduanya bukan hanya dalam tataran makna, tapi juga bunyi. Bisa dikatakan jika sampiran sebenarnya membayangkan isi pantun.

Pada pantun yang baik, terdapat hubungan makna tersembunyi dalam sampiran, sedangkan pada pantun yang kurang baik, hubungan tersebut semata-mata hanya untuk keperluan persamaan bunyi. Pantun yang baik dengan sebutan pantun sempurna/penuh, dan pantun yang kurang baik dengan sebutan pantun tak penuh/tak sempurna. Karena sampiran dan isi sama-sama mengandung makna yang dalam (berisi), maka kemudian dikatakan, “sampiran dapat menjadi isi, dan isi dapat menjadi sampiran.”

Dalam kehidupan masyarakat Melayu sehari-hari, pantun merupakan jenis sastra lisan…

Hubungan MABMKB-BKPBM Semakin Mantap

Image
MelayuOnline.com - Kerjasama antara Majelis Adat Budaya Melayu Kalimantan Barat (MABMKB) dan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) untuk membangun tamadun Melayu mengalami kemajuan. Pembicaraan antara kedua pihak kembali dilakukan pada Sabtu siang (19/07/08) di Rumah Melayu Kalimantan Barat.

Kunjungan kru BKPBM ke Kalbar kali ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi, membicarakan agenda-agenda bersama ke depan, juga untuk menghadiri Festival Budaya Melayu Kalimantan Barat (FBMKB), yang diselenggarakan pada 21-24 Juli 2008 di Sanggau.

Kru BKPBM yang terdiri dari Mahyudin Al Mudra, SH., MM (Pemangku BKPBM dan Pimpinan Umum MelayuOnline.com), Hadi Kurniawan (Wakil Pimpinan Umum MelayuOnline.com), Yuhastina Sinaro (Humas BKPBM), Ahmad Salehudin (Pimpinan Redaksi RajaAliHaji.com), Lukman Sholihin (Pimpinan Redaksi WisataMelayu.com), dan Khidir Marsanto (Sekretaris Litbang), disambut langsung oleh Haji Abang Imien Taha (Ketua Umum MABMKB), Drs. Haji Rusman Namsuri (Sekretar…

Revitalisasi Kerajaan Melayu di KalBar

Melayuonline.com - Adat budaya Melayu merupakan penopang utama eksistensi kerajaan-kerajaan Melayu di Kalimantan Barat. Dengan adat dan budaya, keunikan dan kejayaan kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat dibangun dan dikembangkan. Oleh karenanya, sudah saatnya adat budaya kraton tersebut diinventarisir, didokumentasi, dan direvitalisasi sehingga lestari dan memberikan manfaat untuk pengembangan masyarakat baik secara kultural maupun ekonomi. Untuk melakukan kerja besar tersebut, perlu ada kerjasama yang produktif antara para pewaris kraton atau istana (sultan dan keluarga besar kraton), pemerintah, lembaga-lembaga yang peduli, dan masyarakat umum.

Kesadaran itulah yang muncul dalam pertemuan yang sebelumnya tidak direncanakan antara pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) Mahyudin Al-Mudra, SH. MM. beserta rombongan dengan Raja-raja dari beberapa kraton di Kalimantan Barat, seperti Raja Kraton Ismahayana Landak Drs. Gusti Suryansyah, M.Si, Pangeran Istana Surya Neg…

Welcome bahasa dan sastra indonesia

Bismillahirahmanirahim..
Assalamualaikum wr.wb..

Selamat datang
Kebahasaan dan kesastraan indonesia

Selamat datang
Sastra Sekura
Di atas Blog ini setiap huruf bergerak dan makna bergetar!