Posts

Showing posts with the label sejarah

Buku, Sumber Inspirasi dan Inovasi - Selamat Hari Buku Nasional!

Image
Membaca ialah upaya merekuk makna ikhtiar untuk memahami alam semesta. Itulah mengapa buku disebut jendela dunia, yang merangsang pikiran agar terus terbuka. - Mata Nawja Pada era digital saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa perpustakaan dan toko buku perlahan semakin ditinggalkan. Semua sudah serba online, begitu juga dalam hal membaca. Kebanyakan masyarakat lebih memilih membaca melalui gadget dibanding buku konvensional. Membaca, baik melalui buku digital maupun buku konvensional sejatinya sama saja. Kedua cara tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Meski begitu bagi para pecinta buku, keberadaan buku tidak akan tergantikan. Sebagai generasi digital, tahukah anda bahwa setiap 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional? Ternyata, penentuan tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional tersebut merupakan awal mula berdirnya PNRI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) di Jakarta pada tanggal 17 Mei 1980 silam. Makna Hari Buku Nasional memang bukan untuk...

Penelusuran Ngetren Indonesia: Tere Liye Menjelaskan Tulisannya tentang "Pahlawan Kemerdekaan, Sejarah Bangsa, dan Jangan Terlalu Terpesona dengan Paham-Paham Luar"

Image
Wow, Ngetren! Penulis novel Tere Liye menempati posisi 1 di Penelusuran Ngetren Indonesia tertanggal 2 Maret 2016 dengan 20.000+ penelusuran. Kali ini tanpa menulis buku beratus-ratus halaman novel, hanya dengan beberapa paragraf saja tentang "Pahlawan Kemerdekaan, Sejarah Bangsa, dan Jangan terlalu terpesona dengan paham-paham luar" yang diposting di akun F an Page Tere Liye . Berikut Postingan lengkapnya: "Indonesia itu merdeka, karena jasa-jasa tiada tara para pahlawan--yang sebagian besar diantara mereka adalah ulama-ulama besar, juga tokoh2 agama lain. Orang-orang religius, beragama. Apakah ada orang komunis, pemikir sosialis, aktivis HAM, pendukung liberal, yang pernah bertarung hidup mati melawan serdadu Belanda, Inggris atau Jepang? Silahkan cari. Anak muda, bacalah sejarah bangsa ini dengan baik. Jangan terlalu terpesona dengan paham-paham luar, seolah itu keren sekali; sementara sejarah dan kearifan bangsa sendiri dilupakan." Sontak tulisan ini mendap...

Cerite Tan Nunggal, Bujang Nadi, dan Dare Nandung

diCeritekan dari jaman dolok; Suatu ketike rombongan keturunan Sultan agek suke-sukenye paggi beburu ke uttan, tibe-tibe rombongan dikajutkan dengan suare tangisan biak kaccik (bayi). Semue rombongan bepiker ”di utan belantara macam ittok, darimane asal suare tangisan biak kaccik ye?”. Lalulah yang Keturunan Sultan tadek mbarekkan perintah ke semue prajurit yang ikut beburu untok nyarek dari mane suare biak kaccik ye berasal. Lumayan lama' becarek, tenyate suare biak kaccik iye berasal dari batang abek (bambu), prajurit langsung disuroh untok nabbang batang abek iye. An diduge da'an disangke semue rombongan tekajjut dengan sesosok biak kaccik yang berasal dari balik rumpun batang abek. An miker panjang agek, didampingek dengan perasaan an tantu ruddu, keturunan Sultan yang mimpin rombongan beburu langsong merintahkan ke semue anak buahnye untok bawak biak kacik tadek ke Istane untok dijumpekan dengan Sultan Sambas. Kebatolan waktu iyye Sultan Sambas pun ballom punyai anak,...

Sifat dan Akhlak Rasulullah

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam lain daripada yang lain karena kesempurnaan penciptaan fisik dan akhlak beliau yang tidak cukup hanya digambarkan lewat kata-kata. Akibatnya, semua hati pasti akan mengagungkan dan menyanjung beliau, yang tidak pernah diberikan kepada selain beliau. Orang-orang yang hidup berdekatan dengan beliau, pasti akan mencintai beliau, tidak peduli apa pun yang bakal menimpa mereka. Hal ini terjadi karena memang kesempurnaan diri beliau, yang tidak pernah dimiliki siapa pun. Dia sangat bersih, wajahnya berseri-seri, bagus perwatakannya, tidak merasa berat karena gemuk, tidak bisa dicela karena kepalanya kecil, elok dan tampan, dimatanya ada warna hitam, bulu matanya panjang, tidak mengobral bicara, lehernya panjang, matanya jelita, memakai celak mata, alisnya tipis, memanjang dan bersambung, rambutnya hitam, jika diam daia tampak berwibawa, jika bicara dia tampak menarik. Dia adalah orang yang paling elok dan menawan dilihat dari kej...

PANTUN SEBAGAI CERMIN KEHIDUPAN MASYARAKAT MELAYU

Image
Oleh : Abdul Hadi W.M. Setiap bangsa pada umumnya memiliki bentuk pengucapan puitik yang disukai untuk menyampaikan alam pikiran, dunia perasaan, dan tanggapan mereka terhadap kehidupan yang mereka hayati. Orang Jepang memiliki tanka dan haiku, dua ragam pengucapan puitik yang ringkas dengan aturan tertentu. Di Eropa soneta dan kuatrin merupakan bentuk puisi lama yang disukai orang Italia, Perancis, Inggeris, dan lain-lain. Orang Persia menyukai rubaiyat dan ghazal, dua bentuk puisi empat baris dengan aturan dan keperluan berbeda. Orang Melayu memilih pantun dan syair, sekalipun bentuk pengucapan lain seperti gurindam dan taromba (bahasa berirama) juga cukup disukai. Yang terakhir ini mirip dengan mantera. Sebagai karangan terikat pada aturan persajakan tertentu, pantun memiliki kekhasan. Ia terdiri dari sampiran dan isi. Sampiran berperan sebagai pembayang bagi maksud yang ingin disampaikan, sedangkan isi berperan sebagai makna atau gagasan yang ingin dinyatakan. Walaupun pada umu...

Keraton Sambas

Image
Pusat pemerintahan Kesultanan Sambas terletak di sebuah kota kecil yang sekarang dikenal dengan nama Sambas. Untuk mencapai kota ini dapat ditempuh dengan kendaraan darat dari kota Pontianak ke arah baratlaut sejauh 175 km., melalui kota Mempawah, Singkawang, Pemangkat, dan Sambas. Lokasi bekas pusat pemerintahan terletak di tepi kota Sambas. Di daerah pertemuan sungai Sambas, Sambas Kecil, dan Teberau, pada sebuah tempat yang oleh penduduk di sebut Muare Ullakan (Desa Dalam Kaum) berdiri keraton Kesultanan Sambas.

Legenda jembatan sambas - geretak sabbok

Jembatan Sambas - geretak sabbo amat terkenal dan menjadi penghubung antar kota di kawasan selatan propinsi Kalimantan Barat. Jembatan ini bukan hanya bersejarah, tapi juga dianggap keramat karena konon dikuasai oleh kaum Bunian (mahluk halus). Banyak kejadian aneh berlaku di jembatan sepanjang 150 Km ini. Seperti penampakan-penampakan bangsa lelembut dan mahluk halus. Dulu, jembatan ini luput dari kehancuran saat dibom tentara Jepang. Jembatan Sambas - geretak sabbo terletak di kota Sambas, atau berjarak 270 Km dari ibukota propinsi Kalimantan Barat, Pontianak ke arah selatan. Jembatan ini dianggap vital karena menghubungkan kota Bengkayang, Singkawang, Pemangkat, Sambas dan daerah-daerah kecil di bagian selatan Kalbar. Boleh dikata, ini jembatan satu-satunya yang menjadi nadi ekonomi dan transportasi masyarakat di sana. Keberadaan jembatan ini tak bisa lepas dari keberadaan kota Sambas yang unik. Kota keramat Kota Sambas sendiri dikenal sebagai kota keramat karena konon dikuas...

Sastra Indonesia Lama (Sastra Melayu Klasik)

        Hampir semua ahli sepakat bahwa Sastra Indonesia Lama tidak diketahui kapan munculnya. Yang dapat dikatakan adalah bahwa Sastra Indonesia Lama muncul bersamaan dengan dimulainya peradaban bangsa Indonesia, sementara kapan bangsa Indonesia itu ada juga masih menjadi perdebatan. Yang tidak disepakati oleh para ahli adalah kapan sejarah sastra Indonesia memasuki masa baru. Ada yang berpendapat bahwa Sastra Indonesia Lama berakhir pada masa kebangkitan nasional (1908), masa Balai Pustaka (1920), masa munculnya Bahasa Indonesia (1928), ada pula yang berpendapat bahwa Sastra Indonesia Lama berakhir pada masa Abdullah bin Abdulkadir Munsyi (1800-an).         Alhasil, ada dua versi besar periodisasi sastra Indonesia. Versi pertama adalah bahwa sejarah sastra Indonesia dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar yaitu 1) Sastra Indonesia Lama, 2) Sastra Indonesia Bar...

Gurindam 12

Gurindam adalah bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua larik (baris), mempunyai irama akhir yang sama dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Larik atau baris pertama berisikan semacam soal atau perjanjian, sedangkan bait kedua adalah jawaban soal atau akibat dari perjanjian tersebut. Berikut ini kutipan definisi Raja Ali Haji mengenai gurindam, yaitu: “...perkataan yang bersajak akhir pasangannya, tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya saja. Jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu jadi seperti jawab”. Berdasarkan definisi Raja Ali Haji ini, Takdir Alisjahbana kemudian menjelaskan bahwa, gurindam terbentuk dari sebuah kalimat majemuk yang dibagi menjadi dua baris yang bersajak. Tiap-tiap baris adalah kalimat. Perhubungan antara kalimat pertama dan kedua seperti perhubungan anak kalimat dengan induk kalimat. Jumlah suku kata tiap baris dan pola rimanya tidak ditentukan. Biasanya, untuk menyampaikan suatu ide tertentu, diperlukan bebera...

Kesusastraan Melayu

“Kesusastraan Melayu” dapat didefinisikan sebagai “himpunan hasil-hasil sastra yang menggunakan bahasa Melayu sebagai mediumnya, yang berwujud tulisan maupun lisan, dan hidup serta berkembang di kawasan persebaran bangsa, budaya, dan bahasa Melayu”. Karena persebaran bangsa, budaya, dan bahasa Melayu tersebut dipengaruhi oleh proses sejarah—baik pada zaman pra-kolonial, kolonial, maupun pascakolonial—maka kesusastraan Melayu pun berkembang sesuai dengan perubahan sosio-kultural yang terjadi pada masyarakat penyangganya, termasuk di dalamnya lokasi spesifik tempat suatu teks diciptakan. Lokasi spesifik ini patut dipertimbangkan karena dengan adanya batas-batas geopolitik di wilayah Asia Tenggara, dapat dikatakan bahwa Kesusastraan Melayu mengalami “perpecahan”. Hasil-hasil Kesusastraan Melayu mengalami lokalisasi, atau nasionalisasi, sesuai dengan batas-batas administratif-politik negara nasional. Pada sastra Melayu Tradisional/Lama/Klasik, “keterpecahan” itu tidak begitu kentara atau...

Bahasa Melayu

Kriteria yang fundamental dalam kesusastraan adalah kriteria linguistik. Dengan demikian, kedudukan penting bahasa Melayu dalam Kesusastraan Melayu tak terelakkan. Setiap teks dalam Kesusastraan Melayu merupakan teks yang telah dilisankan, disalin ulang atau ditulis dalam bahasa Melayu, tanpa memperhitungkan perbedaan lokasi fisik, geografi atau perbatasan politik yang mungkin saja dapat menghasilkan dialek dan isolek yang berbeda-beda. Noriah Mohamed (2000: 41-43) menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kajian perbandingan dalam linguistik sejarah dan perbandingan, bahasa Melayu dapat dikelompokkan ke dalam kelompok yang diberi nama rumpun Austronesia (rumpun bahasa-bahasa di pulau selatan). Bahasa-bahasa dalam rumpun bahasa ini tersebar luas dari Formosa di utara ke New Zealand di selatan dan dari Madagaskar di barat ke kepulauan Paskah di timur. Sedangkan menurut nasabnya, rumpun bahasa Austronesia, bersama dengan rumpun bahasa Austroasia, diturunkan dari Filum bahasa Austrik. Rumpun ...