denting jarum itu mengetuk hati yang telah lalu. di hadapan sepucuk surat yang lemas terkulai, aku memeluk semua perasaan dengan berbagai asa yang tak tentu. menjelajahlah aku di seputar bayang parasmu yang terus mengalun. …
aku duduk di antara dua pintu melantangkan dan termangukan. Kita tak saling bicara di bilangan butir-butir pasir yang terus jatuh - satu windu semuanya harus menjadi angin hanya dengan satu tatapan - dan itu, kekacauan …