Rindu, aku eja di sajakku

Aku hanya pelintas malam di tanah sengketa
Mencari sebait puisi pada jalan setapak yang kau lalui

Adalah pesanmu,
pada syair malam
"hidup dibawa pergi hari esok,
jauh tinggalkanku"

Bukan!!! Bukan gelisah yang kubawa
Bukan pula malam tanpa perapianmu
Aku penat, aku lepaskan
pada burung malam bersoraklah
rindu, aku eja di sajakku.

Related Post:

Belum ada komentar untuk "Rindu, aku eja di sajakku"

Post a Comment