Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Kesehatan Otak

Menguasai bahasa asing kini sudah menjadi keharusan jika kita ingin bersaing di dunia kerja dan pendidikan. Mahir berbahasa asing juga sangat membantu hobi berwisata ke mancanegara.

Namun selain alasan-alasan tersebut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa berbicara lebih dari satu bahasa sebenarnya menyehatkan, terutama untuk bagian otak dengan menunda gejala demensia dan Alzheimer.

Alasan yang pertama adalah tingkat konsentrasi yang lebih baik. Peneliti menemukan remaja yang menguasai dua bahasa memiliki konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan yang hanya menguasai satu bahasa.

Alasan berikutnya adalah, meningkatkan kreativitas. Tiap kali kita berbicara dengan bahasa asing, kita melatih kemampuan kreativitas kita, karena ketika berbicara menggunakan bahasa asing kita lebih memperhatikan struktur bahasa dan pemilihan kata.

Mempelajari bahasa asing juga mempertajam ingatan dan menunda munculnya gejala demensia dan Alzheimer. Pada orang dewasa yang hanya menguasai satu bahasa, umur rata-rata munculnya gejala demensia adalah 71 tahun, sementara untuk yang menguasai dua bahasa, umur rata-ratanya adalah 75 tahun.

Berdasarkan studi dari University of Chicago, orang yang menguasai dua bahasa cenderung membuat keputusan yang lebih rasional. Alasannya adalah, orang yang berpikir menggunakan bahasa asing seringkali menganalisa pertanyaannya dengan perlahan, sementara berpikir dengan bahasa asli diasosiasikan dengan pembuatan keputusan yang dipengaruhi emosi.

Selain itu, mempelajari Bahasa Asing juga dapat memberikan manfaat berikut:

1. Kelenturan kognitif
Orang dewasa yang bisa berbicara dua bahasa sejak masih anak-anak diketahui memiliki fleksibilitas kognitif yang lebih baik. Ini berarti, mereka lebih mampu beradaptasi di lingkungan baru atau yang tak terduga.

2. Otak lebih tajam
Manfaat ini juga dirasakan oleh mereka yang belajar bahasa asing pada usia dewasa. Mereka yang menguasai dua atau lebih bahasa asing memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membaca dan juga kecerdasan.

3. Melihat kata secara berbeda
Orang yang menguasai dua bahasa akan memproses beberapa kata dengan lebih cepat, terutama dua kata yang punya arti sama dalam dua bahasa itu.

4. Menunda penyakit Alzheimer
Walau tidak membuat kita imun terhadap penyakit Alzheimer, tetapi orang yang bilingual ternyata penyakitnya lebih lama muncul dibanding orang yang bicara satu bahasa.

5. Kemampuan memecahkan masalah
Anak-anak yang menguasai dua bahasa juga memiliki hasil tes memecahkan masalah yang lebih baik. Dalam studi yang melibatkan 121 anak ini, mereka diminta mengerjakan pengulangan angka, soal matematika, serta membuat pola balok berwarna.

6. Otak lebih cepat saat berpindah
Anak-anak yang mempelajari lebih dari satu bahasa ternyata lebih cepat mengganti atau beralih perhatiannya saat tugas-tugas diberikan.

7. Pengambil keputusan yang baik
Orang yang berpikir dalam bahasa lain ternyata cenderung membuat keputusan yang rasional. Orang yang melakukan proses berpikir dalam bahasa lain juga tidak terlalu menggunakan emosi saat membuat keputusan.


Sumber: tips kesehatan

Related Post:

Belum ada komentar untuk "Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Kesehatan Otak"

Post a Comment