Simpan catatan ini baik-baik. Anggap saja semua tidak pernah terjadi.

"Dulu aku memang pernah bersalah kepadamu. Tapi aku sangat menyayangimu. Simpan catatan ini baik-baik. Anggap saja semua tidak pernah terjadi."

Lalu aku pergi meninggalkan pelaminan itu tanpa menoleh kebelakang, kiri dan kanan. Semua sudah terlepas. Begitu pula orang yang kucintai.

1 bulan sebelumnya. 
Terjadi pertengkaran melalui telepon genggam. Toyib mati-matian menjelaskan alasannya, kenapa dia tidak bisa menemui kekasihnya yang berada di kalimantan. Aminah saat itu sedang berulang tahun yang ke 24 tahun. Tanpa pendamping seorang kekasih, rasanya ada yang hilang disaat ulang tahunnya.

Toyib pun tidak mungkin meninggalkan kuliah pertaniannya di jawa. Bagaikan memakan buah simalakama.

Tapi acara pesta ulang tahun aminah yang ke 24 itu, sengaja dirayakan untuk sekalian bertunangan yang sudah lama direncanakan. Sedangkan saat itu, toyib sudah kehabisan dana keperluan kuliahnya yang dikirim dari orang tuanya. Maklum, namanya orang pacaran, pasti butuh sarana komunikasi yang juga memerlukan biaya.

3 hari lamanya aminah tidak mengaktifkan telponnya. Ratusan SMS tidak satu pun dibalasnya. Pasti isi smsnya berupa kata "maaf dan maaf"

5 hari berikutnya, toyib mendapat kiriman uang dari ortunya. Seperti biasa, sedikit uang itu dipake buat beli pulsa untuk menghubungi aminah di kalimantan sana.

Kring..!!
Telpon pun diangkat. Toyib berkata hallo, aminah berkata putus di iringi suara tut...tut...tut....

Rasa gelisah menyerang pikiran toyib. Hatinya tak tenang.

Memang benar kata orang. Cinta itu bikin mabuk kepayang. Apa pun akan dilakukan untuk yang tersayang. Tanpa pikir panjang, toyib segera pergi ke bandara. Dan terbang menuju kalimantan.

Pagi buta suara pintu diketok-ketok, berbunyi tanpa henti. Toyib memanggil-manggil aminah. Tak menyangka aminah dibuatnya. Namun rasa sakit hati aminah terhadap toyib kian dalam. Dia sudah mengecewakan hatinya. Aminah berdiam diri membisu tak menjawab dari dalam rumahnya. Berjam-jam toyib menunggu diluar, berjam-jam itu pula aminah sembunyi didalam rumahnya.

Putus asa.
Harapannya bertemu kekasih terhalang pintu pembatas.
Toyib kembali pergi menuju jawa dengan hasil yang sangat tidak memuaskan.

20 hari kemudian.
Aminah tidak bisa dihubungi lagi. Setiap kali toyib menelponnya, setiap kali itu pula operator berkata bla.. bla.. bla..

Hingga terdengar kabar di dunia maya. "Aminah akan segera menikah dengan otong anak tukang jengkol"
hatitoyib  bergemuruh membaca laporan dinding dunia maya. Dia tidak rela. Pikirannya berkecamuk. Akal sehat mulai tak terkontrol. Lagi-lagi toyib memutuskan pulang kembali ke kalimantan.

Sesampainya di kalimantan, toyib langsung kerumah aminah.

"oos...my...ghost...!!"

janur kuning tidak lagi lurus. Aminah tengah bersanding duduk dipelaminan. Sedangkan toyib, duduk menangis didepan gerbang.

Sedang asyik menangis, ayah aminah menghampiri toyib.
"kalau kamu mencintai anak saya, lepaskan dia. Bebaskan dia dari fikiranmu. Karna itu akan membuatnya lega hidup bersama suaminya. Kini semuanya sudah terlambat. Yang harus kamu lakukan hanya itu. Maafkan pak cik.. Pak cik tidak bisa mengubah semua ini. Lakukan perintah pak cik.. Untuk orang yang kamu cintai. Bersikaplah ceria dihadapannya."
begitulah nasehat dari ayah aminah yang membuat toyib berhenti menangis.

Toyib berdiri. Dia berjalan menuju kepalaminan dengan hati yang tak menentu. Diatas pelaminan, toyib mengucapkan selamat untuk kedua mempelai dengan menyembunyikan isi hati sambil menyelipkan selembar catatan  kepada aminah.

Toyib pun kembali ke jawa dengan segala kekalahan. Oh tidak. Tapi dengan segala perjuangan. Dia bukan kalah. Cuma saja, dia telat bergelut dengan waktu.
 
Malam harinya.
Disebuah stasiun TV, dalam berita mengabarkan,
"berita duka. Telah terjadi kecelakaan pesawat terbang boing 3315classic. Dengan nomer penerbangan 368 jurusan kalimantan jawa. Penyebab kecelakaan dikarenakan, pecahnya ban depan pesawat diketinggian 3000 kaki yang menyebabkan pesawat terbang oleng kekiri dan jatuh diwilayah tengah laut lingkar selatan sektor 23.985,00 dengan korban jiwa 50 orang tewas diantaranya = TOYIB ALONSO. selebihnya belum ditemukan dan satu korban kabur sedang asyik membaca catatan ini
sekian terima kasih.

Related Post:

Belum ada komentar untuk "Simpan catatan ini baik-baik. Anggap saja semua tidak pernah terjadi."

Post a Comment