Pengorbanan yang Tak Berujung

Dingin
Terbaring di tempat tidurku
Menatap ke arah kegelapan

Hilang
Aku mendengar langkah kaki di atas kepala
Dan pikiranku kembali
lagi

Seperti seorang anak yang kabur melarikan diri
Dan tidak akan datang kembali
Waktu terus terlewati
Saat malam hari berubah menjadi siang

Aku begitu jauh
Dan begitu kesepian
Aku perlu melihat wajahmu
Untuk menjagaku tetap waras
Untuk membuatku tetap utuh

MenCoba untuk tetap hidup
Sampai aku mendengar suaramu
Aku akan kehilangan akal dan pikiranku
Seseorang mengatakan padaku, mengapa?
Aku memilih kehidupan ini
Kebohongan yang sangat superfisial
Kompromi yang terus menerus
dan pengorbanan tak berujung

Nyeri
Ini menyedihkan untuk ku ketahui
Ketidakberdayaan yang kau rasakan
Cahayamu
Bersinar di jiwaku
Sementara seribu lilin
membakar

Di luar ruangan ini tandus
Hujan deras
dan Kekosongan di dalamnya
masih Tumbuh lebih dalam

Kau begitu jauh
Dan begitu kesepian
Kamu jauh untuk merangkul cinta
Untuk menjagaku tetap waras
Untuk membuatku tetap utuh

Cobalah untuk tetap hidup
Sampai kau mendengar suaraku
Kamu akan kehilangan akal dan pikiranmu

Seseorang mengatakan padaku mengapa?
Kamu memilih kehidupan ini
Ini adalah kebohongan yang sangat superfisial
kompromi yang terus menerus
dan pengorbanan tak berujung

saat terbuang
terpencil
waktu melarikan diri
dan pengorbanan tak berujung

saat terbuang
terpencil
waktu melarikan diri
dan pengorbanan yang tak berujung

Dalam sebuah jarak
Kami mencoba masuk akal
Bertahan hidup bersama-sama
Sementara hidup terpisah

Berjuang untuk keseimbangan
Kami naik ke tantangan
Tentu tetap terhubung
dan Terlepas dari keadaan

Semua yang telah kau tinggalkan
Dan semua yang telah kau lakukan
hingga aku bisa hidup luar biasa
dan Ini mimpi abadi!

Tidak akan terlupakan
Atau diambil untuk diberikan
Aku akan selalu ingat
Pengorbananmu yang tak berujung

Saat terbuang
terpencil
saat melarikan diri
dan pengorbanan tak berujung

Saat terbuang
terpencil
saat melarikan diri
dan pengorbanan yang tak berujung

#Terjemahan suka suka "Endless Sucrifice"

Related Post:

Belum ada komentar untuk "Pengorbanan yang Tak Berujung"

Post a Comment