Malam begitu gelap, Seperti hatiku yang pekat

ibarat bulan di atas awan
Tak seberkas cahaya pun tembusi celahnya
Meski hanya bayang kabur tertangkap mata
Aku duduk di antara keduanya
termangukan dan teriakkan

Di mana burung camar yang biasa terbang bebas?
di mana bintang gemintang yang selalu memancar?
dan di mana bulan yang selalu bersinar terang?

Kutatap lagi langit,
ada awan tebal di sana.

Bulan itu, tersembunyi di balik awan.
Malam begitu gelap.
Seperti hatiku yang pekat.

Related Post:

Belum ada komentar untuk "Malam begitu gelap, Seperti hatiku yang pekat"

Post a Comment